Dokumentasi visual keindahan warisan budaya Negeri Besar
Upacara Begawi Cakak
Wujud nyata dari pencapaian Piil Pesenggiri (kehormatan) seseorang di mata kebuayan (marga)
Upacara Begawi Cakak
Nayuh / Tayuhan
Pesta pernikahan adat masyarakat Pepadun di Way Kanan dikenal dengan istilah Nayuh atau Tayuhan. Jika keluarga memiliki kemampuan ekonomi berlebih, upacara pernikahan ini sering kali digabungkan dengan upacara Begawi Cakak Pepadun.
Nayuh / Tayuhan
Siger
Mahkota kebesaran utama. Siger Pepadun sangat khas karena memiliki 9 lekukan (ruji). Angka sembilan ini melambangkan Sembilan Marga (Abung Siwo Mego) yang menjadi tonggak sejarah terbentuknya tradisi Pepadun di masa lampau
Siger
Tapis
Kain tenun tradisional kebanggaan Lampung, yaitu Tapis. Jenis yang sering digunakan adalah Tapis Jung Sarat atau kain bersulam penuh benang emas yang melambangkan keagungan
Tapis
Kopiah emas
Hiasan kepala pria Pepadun berupa peci atau kopiah bundar berujung runcing ke atas yang terbuat dari logam kuningan atau emas
Kopiah emas
Tari Cangget
Tari adat paling sakral dan menjadi pusat perhatian dalam setiap upacara besar, terutama pada Begawi Cakak Pepadun (pemberian gelar adat) atau Tayuhan (pesta pernikahan). Tarian ini hanya boleh ditarikan oleh para muli (gadis) dan menganai (pemuda) yang belum menikah.
Tari Cangget
Tari Sembah
Tari Sembah adalah perwujudan visual dari salah satu pilar falsafah Piil Pesenggiri, yaitu Nemui Nyimah (sifat ramah tamah, pemurah, dan senantiasa terbuka memuliakan tamu).
Tari Sembah
Nuwo sesat
Sesat adalah bangunan publik yang menjadi pusat kegiatan komunal marga atau kebuayan
Nuwo sesat
Nuwo balak
Nuwo Balak adalah rumah kediaman resmi bagi seorang Penyimbang (pemimpin adat atau tetua marga)
NUwo balak
Seruit
Seruit bukanlah nama satu jenis makanan, melainkan tradisi makan bersama-sama (nyeruit) yang merupakan puncak dari kebersamaan masyarakat Lampung
Seruit
Gulai taboh
Gulai Taboh adalah sayur berkuah santan khas Lampung yang rasanya sangat gurih dan kaya rempah